
Bantu Ustadz Sutanto
April 12, 2023“Rumah nenek gak layak disebut rumah, lebih tepatnya gubuk. Namun di sinilah saya dan suami membangun keluarga. Sejak meninggalnya suami, saya hidup sendiri bahkan untuk makan pun susah apalagi benerin gubuk ini,” ucap nenek Aci dengan tegar.
Sahabat, perkenalkan namanya Nenek Aci. Seorang nenek yang hidup sebatang kara di Tangerang. Nek Aci berusia 83 tahun, hidup dengan bantuan tetangga. Kegiatannya hanya menunggu waktu berlalu, untuk makan Nek Aci mendapatkan bantuan dari tetangganya.

Di rumahnya yang lebih layak disebut gubuk ini, nek Aci beraktifitas sehari-hari. Genteng rumahnya yang tak lagi sempurna tidak sanggup menahan derasnya hujan. Saat hujan nek Aci harus numpang berteduh di rumah tetangga. Air hujan yang masuk ke dalam rumahnya membuat rumah tergenang air sehingga semakin memperburuk kondisi rumah.
Jika sahabat bertanya di mana anaknya? Nek Aci tidak memiliki anak, saudaranya tinggal jauh. Dirinya hidup sendiri di antara padatnya perkampungan. Beruntung Nek Aci punya tetangga yang siap mendukungnya, hanya sahabat bantuan dari tetangga saja tidak cukup untuk mengubah kondisi nek Aci.


Sahabat Gheras, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa, “Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya," (HR. Muslim). Mari bantu Nek Aci hidup lebih baik dengan sedekah terbaik darimu.
Atas dasar itulah Gheras Indonesia mengajak sahabt semua untuk bersama membantu Nek Aci yang hidup sebatang kara ini. Agar bisa makan nyaman dan tidur dengan nyenyak. Sehingga bisa menikmati hari tuanya.




